Kamis, 04 Februari 2010

AUTOBIOGRAFI saya :)

Masa Balita

Saya terlahir dari pasangan Taufik dan Trilistiani. Saya lahir di Bandarlampung pada tanggal 4 Agustus 1994. Dulu saat saya lahir, saya sempat terjatuh karena suster yang membantu kelahiran saya tidak berhati-hati. Lucu juga saya kira. Dan saya adalah anak ke 2 dari 5 bersaudara :)

Saat balita, tubuh saya terlihat lebih besar dibandingkan dengan kakak pertama saya, mungkin itu karena saat kakak saya berumur 1 tahun, ibu telah mengandung saya. Sehingga kakak sya kekurangan ASI.

Kami selalu dibanding-bandingkan. Banyak yang mengira saya adalah kakak nya dan tak jarang pula yang mengira kami adalah anak kembar. Mungkin ini dikarenakan kami selalu mengenakan baju yang sama.

Ketika saya berumur 6 tahun, ibu memasukkan saya ke taman kanak-kanak arussydah II. Saya sangat senang bersekolah disana :D


Masa Anak-anak

Setelah lulus dari TK, ibu mendaftarkan saya ke SDN 1 Tanjung Agung. Saat kelas satu saya pernah berkata bahwa saya bosan dengan pelajaran yang diberikan karena sama saja seperti pelajaran yang diberikan di TK. Tapi ibu tetap memberikan saya semangat agar tetap mau mengikuti pelajaran tersebut.

Di SD tersebut saya mempunyai 2 teman yang sangan nakal, mereka bernamaFenty Ade Lestari dan Imam Aldriko. Mereka senang sekali mengganggu saya saat itu, saya pun sering sekali menangis karena mereka.

Hari-hari di SD sangat menyenangkan. Saat kelas 6, saya rajin belajar untuk mendapat nilai bagus di saat UAS. Dan saya pun lulus dengan nilai memuaskan.


BIOGRAFI BIOGRAFI

Masa SMP

Sebelum penulis mengikuti tes pendaftaran SMP, penulis mengikuti program pelatihan tes – tes SMP dan juga kegiatan les-les mata pelajaran di salah satu lembaga pendidikan.

Setelah pembagiaan STTB, penulis dan ibu penulis ingin menaftarkan penulis ke SMP 2. Beberapa hari setelahnya penulispun tes di SMP 2. Saat itu penulis sama sekali tidak belajar dengan sungguh-sungguh apalagi malam sebelum penulis tes penerimaan terjadi gempa yang cukup kuat.

Pada hari tes, penulis mempersiapkan dirinya baik – baik. Penulis mambawa peralatan – peralatan yang dibutuhkan pada saat tes. Setelah beberapa lama hari pengumuman penerimaan siswa pun datang. Jam 5 lewat salah seorang tante penulis membeli koran dimana pengumuman dimuat, dan memberitahu penulis bahwa penulis tidak berhasil diterima di SMP 2, sehingga penulis diterima di pilihan kedua penulis yaitu SMP 4. Tetapi penulis tetap mensyukuri apa yang ia peroleh, karena dibalik sesuatunya pasti ada hikmah lain.

Setelah itu penulis datang ke SMP 4 untuk daftar ulang. Penulis menggunakan baju SD, penulis sangat malu saat itu, karena yang lain menggunakan baju bebas. Lalu penulis mendaftar ulang, dan penulispun resmi menjadi murid SMP Negeri 4.

Hari demi hari penulis lalui dengan sukacita dengan teman – teman penulis. Penulis masuk kelas 7 G. Pada waktu kelas 1 penulis tidak mendapat peringkat 3 besar.

Sewaktu kelas 2 penulis masuk kelas 8 A. Pada semester satu penulis mengikuti lomba menggambar poster dalam rangka bulan bahasa pada tahun 2007. alhamdulillah, penulis berhasil meraih juara pertama dalam lomba tersebut.

penulis mendapat banyak pengalaman dari lomba yang ia ikuti..

Kenaikan kelas 3, tidak ada kelas unggulan lagi di sekolah penulis sehingga semua muridnya dicampur. Penulis masuk ke kelas sembilan A. Sewaktu kelas sembilan diadakan juga lomba KKM paad pelajaran yang di-UN-kan. Penulis dipilih oleh guru bahasa inggris penulis untuk mengikuti lomba KKM bahasa inggris karena ia terlihat aktif dalam pelajaran tersebut. Penulis mendapatkan banyak pelatihan. Penulispun mengerjakan banyak soal – soal bahasa inggris. Dan dibimbing oleh guru yang didatangkan dari luar.

Pada hari perlombaan, salah seorang anggota kami jatuh sakit, sehingga para guru terpaksa mengambil acak seorang murid yang bahasa inggrisnya bagus. Akhirnya salah seorang teman penulis dari kelas lain terpilih. Awalnya penulis dan teman-temannya sudah berpikiran pesimis karena salah seorang dari mereka ada yang baru dan belum mendapat pelatihan sama sekali. Alhamdulillah, penulis dan teman kelompoknya berhasil masuk babak selanjutnya. Dari sekolah penulis hanya lulus 2 kelompok dari 5 kelompok pada babak final. Ternyata saat pengumuman kelompok penulis mendapatkan juara harapan satu. Walaupun tidak menjadi yang terbaik, penulis merasa sangat bangga.

Sewaktu mendekati UN, penulis mulai belajar lebih giat lagi. Penulis sering mengerjakan soal – soal latihan UN. Hasil yang penulis terima setelah belajar dengan sungguh sungguh pun terlihat. Penulis mengerjakan soal LUN dan UN dengan murni dan tanpa mencontek, dan hasilnya pun bisa dikatakan bagus.

Sebelum hari pengumuman tiba, siswa siswi yang mendaftar ke SMA Negeri 2 Bandar Lampung melewati tes penerimaan terlebih dahulu. Pada saat tes penulis sangat sangat tidak yakin bahwasanya penulis akan diterima di SMA Negeri 2. sebelum pengumuman penerimaan siswa baru SMAN 2, penulis tengah berlibur ke kota Jakarta. Penulis tahu bahwa ia diterima di SMAN 2 oleh adik penulis melalui telepon pada pagi hari. Penulis merasa sangat bersyukur sekali. Tetapi ada hal yang masih mengganjal bagi penulis, yaitu Apakah penulis lulus SMP?

Akhirnya hari pengumuman kelulusanpun tiba, setelah menunggu cukup lama akhirnya pengumuman kelulusan diumumkan juga. SMP Negeri 4 Bandar Lampung lulus seratus persen dan menjadi SMP dengan nilai UN terbaik se provinsi Lampung.. Penulis sangat bersyukur karena penulis dapat lulus dan dengan resmi menjadi murid SMA Negeri 2 Bandar Lampung.


Masa SMA


Akhirnya penulis menjadi murid SMA Negeri 2 Bandar Lampung. Penulis sangat bangga karena penulis masuk SMA Negeri dua dengan jerih payah sendiri. Penulis juga merasa sedih karena penulis harus berpisah dengan teman – teman penulis yang tidak satu sekolah dengan penulis. Walaupun begitu penulis harus melewati MOS selama 3 hari dan praMOS selama 3 hari juga.

Hari – hari pra Mos dimulai dengan apel pagi. Dan banyak sekali kegiatan yang penulis jalani ketika praMOS. Mulai dari Pelatihan PBB, Bersih – bersih, menyanyikan lagu mars SMA 2 dan banyak lagi kegiatan – kegiatan seru. Penulis masuk ke kelompok ULTRAMAN, dan penulis beserta teman – teman harus mempersiapkan yel – yel. Selesai praMOS kami menjalankan MOS. Di Mos penulis juga mengalami banyak sekali kejadian – kejadian yang menyenangkan sekaligus melelahkan. Tapi tibalah puncak acara MOS. Penulis beserta murid – murid harus berjalan kaki dari SMA 2 menuju Lembah Hijau. Setelah semua peserta MOS sampai di Lembah Hijau, kami pun disuguhkan tontonan yang menghibur, dan kamipun diberi makanan. Setelah berbagai lomba – lomba diadakan tibalah acar puncak.

Kami seluruh peserta Mos diharuskan berbaris sesuai dengan kelompoknya untuk mengikuti apel sore sekaligus upacara penobatan menjadi murid SMA 2 Bandar Lampung. Setelah semua yang penulis jalani, saat ini adalah momen yang paling melegakan karena dengan resmi penulis menjadi murid di SMA 2 sekaligus dan lelah – lelah yang membebani punggung penulispun bisa sedikit berkurang.

Setelah itu semua, penulis beserta seluruh murid – murid baru SMA Negeri 2 berangkat untuk belajar di sekolah baru penulis. Hari demi hari penulis lalui dengan semangat karena teman – teman penulis di RSBI 7 membuat penulis senang. Penulis berharap bahwa dengan menjadi murid SMA 2 tidak akan mengurangi sesuatu yang baik dalam diri penulis dan berharap akan bertambahnya hal – hal yang baik. Penulis juga berharap apabila penulis dapat menjadi lebih baik dan lebih baik lagi kedepannya. Dan dapat berprastasi serta dapat melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

1 komentar:

Dianita Ananda mengatakan...

LUCU :D

Posting Komentar